Perencana Keuangan atau Financial Planner / Financial Advisor tidak anti terhadap kartu kredit dan hutang selama kita mengerti cara menggunakannya, dan hutangnya termasuk hutang produktif. Perencana Keuangan hanya bete alias sebal alias benci dengan hutang konsumtif. Celakanya banyak orang Indonesia yang saat ini sudah terjerumus lingkaran hutang tersebut. Sebagai contoh, kantor saya Akbar’s Financial Check Up kedatangan calon client yang terbelit hutang. Nggak tanggung-tanggung hutang cash advance nya dari kartu kredit sebesar Rp. 100 juta ditambah hutang pemakaian kartu kreditnya sebesar Rp. 150 juta yang mengakibatkan keluarga ini harus membayar cicilan hutang minimum sebesar Rp. 25 juta per bulan. Dibutuhkan suatu usaha yang sangat ekstra harus keras (udah ekstra harus pula tuh) untuk bisa keluar dari jeratan hutang ini.
Anyway buswaaaaay…. Seperti yang saya sudah katakana ditulisan sebelumnya, Dan Benson, seorang Perencana Keuangan dari Amerika Serikat dalam bukunya yang berjudul “12 Stupid Mistake People Make With Their Money” . Didalam bukunya terdapat test yang bisa kita lakukan untuk menjawab tujuh buah pertanyaan yang dapat mengetahui apakah kita sudah terperangkap hutang dan lebih spesifik hutang konsumtif. Pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah sebagai berikut:
Jika seluruh jawaban kita adalah “Ya”, berarti Kita memang telah masuk kedalam jeratan hutang, baik kartu kredit atau hutang lainnya, dan Kita kemungkinan telah terjebak dalam sindrom “beli sekarang, bayar selamanya”. Test ini cukup baik untuk menjawab argumentasi orang yang mengatakan bahwa apabila mereka tidak beli sekarang maka mereka tidak akan pernah punya aset (barang) tersebut.
Jadi ingat ya, Kredit bukanlah suatu hal yang menakutkan dan harus dihindari apabila kredit tersebut adalah kredit produktif. Akan tetapi, kredit harus benar-benar di kelola atau Planning secara hati-hati agar tidak terjebak dan kejeblos kedalam belitan hutang yang berkepanjangan, menyesal selalul datang belakangan.
Anyway buswaaaaay…. Seperti yang saya sudah katakana ditulisan sebelumnya, Dan Benson, seorang Perencana Keuangan dari Amerika Serikat dalam bukunya yang berjudul “12 Stupid Mistake People Make With Their Money” . Didalam bukunya terdapat test yang bisa kita lakukan untuk menjawab tujuh buah pertanyaan yang dapat mengetahui apakah kita sudah terperangkap hutang dan lebih spesifik hutang konsumtif. Pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah sebagai berikut:
- Apakah kita mengalami defisit alur kas setiap bulannya ?
- Apakah Hutang Kita (konsumtif) melebihi dari 5% penghasilan perbulannya ?
- Apakah Kita selalu membayar tagihan kartu kredit dengan jumlah pembayaran minimal ?
- Apakah Kita selalu membayar dengan kredit setiap pembelian barang-barang konsumtif atau yang nilainya menurun ?
- Apakah Kita pernah menerima denda atau mendapat surat teguran perihal tagihan kredit Kita?
- Apakah Kita tidak dapat menyisihkan sedikitnya 10 % dari penghasilan kotor untuk tabungan dan investasi jangka panjang ?
- Apakah Kita selalu resah dengan situasi keuangan Kita ?
Jika seluruh jawaban kita adalah “Ya”, berarti Kita memang telah masuk kedalam jeratan hutang, baik kartu kredit atau hutang lainnya, dan Kita kemungkinan telah terjebak dalam sindrom “beli sekarang, bayar selamanya”. Test ini cukup baik untuk menjawab argumentasi orang yang mengatakan bahwa apabila mereka tidak beli sekarang maka mereka tidak akan pernah punya aset (barang) tersebut.
Jadi ingat ya, Kredit bukanlah suatu hal yang menakutkan dan harus dihindari apabila kredit tersebut adalah kredit produktif. Akan tetapi, kredit harus benar-benar di kelola atau Planning secara hati-hati agar tidak terjebak dan kejeblos kedalam belitan hutang yang berkepanjangan, menyesal selalul datang belakangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar